Ini dia 5 Tips Paling Simpel Liburan Hemat ke Thailand yang Jarang Dibahas!

Banyak wisatawan baru sadar tips-tips ini setelah uangnya terlanjur keluar lebih banyak. Biar nggak mengalami hal yang sama, simak dulu 5 tips sederhana berikut

Paket Tour

Berikut beberapa paket yang cocok untuk tujuan Thailand

Pernah dengar tips hemat ke Thailand seperti “makan street food” atau “naik kereta MRT”? Itu sudah terlalu umum. Jika semua turis pakai trik yang sama, tempat-tempat tersebut akhirnya akan bertransformasi menjadi magnet turis yang harganya akan ikut melejit.


Kalau kamu benar-benar ingin memangkas budget untuk liburan ke Neger Gajah Putih tanpa pusing memikirkan aplikasi atau hitungan lainnya yang bikin kepala pening, kamu hanya butuh trik-trik praktis yang sering dilewatkan orang awam. Siap liburan ke Thailand yang ramah kantong? Yuk, simak 5 tips berikut ini!


1. Air Minum Murah? Cari Mesin Koin di Pinggir Jalan

Kamu bakal selalu membeli air minum di Thailand karena suhunya sangat panas, seperti di Indonesia. Jadi kamu akan menghabiskan lebih banyak uang setiap hari dengan beli air botolan di minimarket, ini sangat menguras dompet.

  • Trik sederhananya adalah membawa botol minum kosong. Di kawasan pemukiman Thailand, ada banyak mesin isi ulang air otomatis yang menggunakan koin. Mesin ini mirip dengan ATM, tetapi mengisi air. Per liter, harganya hanya satu baht (sekitar Rp500). Airnya murni dan matang, dan sangat aman untuk dikonsumsi, sehingga kamu dapat menghemat uang selama liburan.


2. Berburu Skincare & Cemilan Murah di 7-Eleven Versi Sachet

7 Eleven (Sevel) di Thailand adalah surga yang sebenarnya. Banyak orang awam bingung apakah mereka harus perlengkapan mandi ukuran besar atau kecil karena mereka takut akan mahal.

  • Trik sederhananya adalah masuk ke Sevel dan langsung menuju rak makanan atau kosmetik. Hampir semua produk populer di Thailand, mulai dari makeup, serum wajah, hingga obat-obatan, dijual dalam bentuk sachet kecil, yang dikenal sebagai "kemasan sekali pakai", dan harganya berkisar antara 15 dan 39 baht, atau sekitar Rp7.000 hingga Rp17.000.


3. Patokan Cari Makan Murah: Jauhi Menu Bergambar & Bahasa Inggris

Tempat makan dengan buku menu yang penuh dengan foto cantik dan terjemahan dalam bahasa Inggris biasanya memang dirancang untuk turis, dan harganya pasti akan lebih mahal.

  • Trik sederhananya adalah masuk ke gang (bahasa Thailand: Soi). Cari warung di mana orang-orang lokal menjual barang dan spanduknya hanya tertulis dalam aksara Thailand. Mereka juga tidak memiliki menu dalam bahasa Inggris. Jangan takut salah! Makanan paling autentik, porsi yang mengenyangkan, dan harga yang wajar sangat bisa ditemukan di Soi. Jika bingung untuk memesan, kamu bisa tunjuk makanan meja sebelahmu yang kelihatan enak!



4. Trik Naik Taksi: Cari yang Lampu Depannya Menyala Merah

Banyak turis baru yang tertipu oleh taksi yang tidak mau menggunakan argo (meter) dan malah "menembak" harga yang mahal karena bingung membedakan mana taksi yang mau mengikuti aturan.

  • Metode sederhannya adalah pilih taksi dengan lampu indikator berwarna merah menyala di kaca depan taksi Thailand, itu berarti taksi tersebut kosong. Begitu kamu masuk, langsung ucapkan, "Meter, please?" Jika sopirnya menolak atau meminta harga yang mahal, turun dengan sopan dan cari taksi lain dengan lampu merah. Ada banyak pilihan taksi di sana


5. Keliling Kota Murah? Naik Bus Kota AC (Warna Biru/Oranye)

Naik kereta BTS atau MRT di Bangkok jika rutenya jauh atau pergi bersama rombongan cukup mahal. Trik paling sederhana adalah mencoba naik bus kota yang dilengkapi AC. Bus-bus ini biasanya berwarna biru tua atau oranye. Cara naiknya sangat gampang, tinggal naik dari halte, lalu akan ada kondektur yang membawa tabung kaleng datang menghampirimu. Kamu hanya perlu menyebutkan nama tempat tujuanmu, seperti "Pratunam" atau "Siam", dan kemudian membayar. Tarifnya tetap dan sangat murah, bahkan tidak sampai 10.000 rupiah!


Kesimpulan

Pada akhirnya, liburan murah ke Thailand bukan berarti kamu harus makan banyak sepanjang perjalanan. Berani beradaptasi dengan kebiasaan sehari-hari penduduk lokal adalah kunci dari perjalanan yang cerdas paling sederhana. Kamu dapat menghemat hingga 50% dari budget biasa dengan membawa botol minum sendiri, mencari barang dalam sachet, dan memperhatikan transportasi yang layak. Sawasdee kha, selamat liburan asyik tanpa membuat kantong bolong!